Selasa, 04 Desember 2012

Fitur Layout Telematika

Fitur layout telematika mempunyai 6 macam, antara lain adalah :


1.Head Up Display System


Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.


2.Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung. Hmm,,ngerti gak? Pasti pusing, sama.



3.Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis. Hmm,,,makin pusing deh tapi tetep dapet ilmu.

Selasa, 09 Oktober 2012

TELEMATIKA

Kita tahu bahwa dunia sekarang memasuki zaman globalisasi. Masyratakat seutuhnya pun telah mengetehaui teknologi-teknologi yang berkembang. Contoh saja Telematika, masyarakat pada umumnya mengidentikkan dengan dunia internet khususnya di Indonesia. Padahal arti telematika tersebut adalah pengadopsian dari bahasa perancis yaitu “TELEMATIQUE” yang artinya pertemuan antara system jaringan dengan teknologi informasi.



Dari “TELEMATIQUE” tersebut kemudian menjadi “TELEMATICS”, dalam bahasa inggris yang merupakan singkatan dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS”, dimana hal ini mengusung perpaduan konsep dari computing dan communication. Dalam bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia kata TELEMATIKA mempunyai arti tersendiri “TELE = Telekomunikasi”, “MA = Multimedia”, dan “TIKA = Informatika”.

Selasa, 22 Mei 2012

PROPOSAL HUT RI


PROPOSAL KEGIATAN
DALAM RANGKA PERINGATAN HUT RI KE-64
I. PENDAHULUAN
I.1 LATAR BELAKANG
Tema HUT RI ke-64: “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita LanjutkanPembangunan Ekonomi Menuju PeningkatanKesejahteraan Rakyat, serta Kita Perkuat Ketahanan Nasional Menghadapi Tantangan Global”.
I.2 MAKSUD DAN TUJUAN
I.2.1 Maksud
Adapun maksud diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME dan kegembiraan dalam menyambut Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64 pada tanggal 17 Agustus 2009.

BADAI SALJU DI SUMATERA BARAT


Pada hari rabu tanggal 28 Maret tepatnya pukul 20.00 WIB. Terjadi keanehan pada cuaca di Sumatera Barat. Umumnya Indonesia adalah Negara beriklim tropis, pada tanggal tersebut seakan membantah Negara Indonesia itu beriklim tropis, faktanya telah terjadi badai salju di daerah Sumatera Barat tepatnya di kabupaten sijunjung. Warga yang tidak menyangka akan turunnya badai salju di tempat mereka tinggal tersebut adalah sesuai kejadian yang mengejutkan.

Kejadian ini pun mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan. Berdasarkan data dari BPBD Sumbar, 48 unit rumah mengalami kerusakan pada atap rumahnya yang berterbangan dan dua rumah hancur berantakan. Selain merusak rumah warga, badai tersebut juga merusak beberapa bangunan Sekolah. Untungnya badai tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya mengalami kerugian material saja. 

Badai salju di Sumbar ini adalah kejadian yang pertama kalinya terjadi. Entah apa yang terjadi, tetapi inilah kekuasaan Allah SWT. Bisa saja seluruh Indonesia ini turun salju walaupun Indonesia adalah Negara beriklim tropis. Kita hanya bisa berserah diri kepada-Nya, karena Dia adalah Maha Segalanya.

sumber:
http://id.berita.yahoo.com/fenomena-alam-aneh-badai-salju-hantami-sumatra-barat-053310139.html

MAHALNYA BIAYA SEKOLAH


Tahun ajaran sekolah sebentar lagi akan tiba. Anak murid ada yang naik kelas da nada juga yang naik tingkat misalnya dari SMP ke SMA. biasanya anak sekolah akan menyambut suka cita dan gembira karena akan mendapatkan suasana baru. dapat teman, guru, buku, seragam dan semua yang serba baru. meskipun sebenarnya tak semuanya harus baru.
Namun bagi para orangtua mungkin harus memutar otak dua kali agar anaknya dapat melanjutkan pendidikannya. Karena yang kita tahu saat ini biaya pendidikan di Indonesia ini sangatlah cukup membuat para orangtua pusing tidak karuan, yang pasalnya pada setiap tahun ajaran baru biaya untuk masuk ke sekolah-sekolah tidak pernah menurun malah naasnya biaya selalu melonjak setiap tahunnya. Biaya itu meliputi uang pangkal, uang gedung, seragam, buku paket, kegiatan tahunan, administrasi daftar ulang, spp dan aneka pungutan lainnya.

KESALAHAN DALAM PENALARAN


           Kesalahan penalaran terjadi jika seseorang mempunyai gangguan jiwa yang bisa membuat otak tersebut tidak berfungsi menalar suatu kejadian. Jika seseorang sudah mendapat gangguan tersebut maka akan susah untuk menalaran sesuatu permasalahan yang dihadapi, karena setiap permasalah maupun pertanyaan yang menyangkut dengan logika maka nalar kita lah yang berfungsi. Ini adalah sebagian kecil yang mengganggu penalaran dan mengakibatkan kesalahan :
1.      Oligoprenia artinya tuna kecerdasan, yaitu mempunyai kekurangan bekal-bekal yang terbatas dan pengembangan intelektual terbatas juga.
2.      Idiota artinya ketunaan yang terberat, yaitu tanda-tnda tidak ada kemampuan memenuhi hidup sendiri atau sukar mengembangkan diri.
3.      Imbesila artinya dungu, yaitu semua aktifitas dapat dilakukan sendiri tetapi tingkat pengembangan diri terbilang lamban.
4.      Debilita artinya bodoh, yaitu kemampuan mendekati orang normal, tetapi taraf kemajuan terbilang lamban.
5.      Demensia, mula-mula penderita mengalami pengembangan normal, tetapi terjadi pemunduran pengembangan yang mencolok.
6.      Delusia, keadaab yang menunjukkan gagasan yang ilusif. Dimana penderita mempunyai keyakinan tidak sesuai dengan kenyataan.
7.      Obsesia artinya pengepungan, yaitu penderita merasakan pengepungan pikiran-pikiran tertentu yang tidak logis.

METODE PENALARAN


                   Untuk memperoleh pengetahuan ilmiah dapat digunakan dua jenis penalaran. Ada dua jenis metode penalaran yaitu penalaran deduktif dan induktif :
1    Metode Induktif
Metode berpikir induktif adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasi pengamatan empiric dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini panalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif.
      Metode Deduktif
Metode berpikir deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.